Saat WhatsApp Diblokir itu Rasanya...

Friday, April 20, 2018
Sudah tahu kan ya kalau aplikasi WhatsApp (WA) ada fitur blokir sehingga kita tidak bisa menerima pesan dan telpon dari orang yang sudah diblokir.

Aku sendiri pernah menggunakan fitur tersebut. Ada lebih dari satu orang yang ku blokir, di antaranya:

1. Jasa travel
Aku pernah pakai jasa travel ini, makanya dia punya nomorku. Setelah selasai pakai jasa dia, kok dia kirim WA terus, hampir setiap hari malah. Isinya paket tour yang mereka tawarkan. Mungkin itu cara mereka berpromosi, tapi kok rada annoying ya, akhirnya aku blokir aja. Hehe.

2. Fans
Pernah punya fans yang WA tiap saat? Tapi males nanggepinnya? Blokir aja. Haha. Itu sih yang aku lakukan. Jangan dicontoh ya, karena aku hanya melarikan diri. Aku tak bisa menanggapinya dengan baik. Daripada aku balas WA tapi terkesan cuek, lebih baik tidak usah WA sama sekali. Hehe.

Lama tak ada urusan per-blokir-an, eh sekarang aku yang kena blokir. Karma kali ya? Haha 😂

Eh, tapi tahu dari mana kalau WA kita diblokir oleh orang? 

Terima kasih buat si Zuu yang pernah kasih tahu sebelumnya, jadi aku tak perlu googling untuk cari-cari tahu apakah aku benar sedang diblokir atau tidak.

Lalu, apa sih tanda-tanda kalau kita diblokir?

1. Foto profil berubah ke default
Jika sebelumnya kita chatting dengan orang tersebut, foto profilnya masih kelihatan, lalu tiba-tiba foto profilnya kosong (gambar default WA), maka ada 2 kemungkinan:
Satu, dia memang menghapus foto profilnya
Dua, dia memblokir kamu

Nah, untuk membuktikan kemungkinan kedua, lihat tanda berikutnya.

2. Centang satu
Setelah melihat perubahan foto profil, coba kirim pesan. Jika centang dua, berarti dia hanya menghapus foto profilnya dan kita tidak diblokir.

Akan tetapi, jika centang satu, kita perlu curiga;
Satu, jaringan internet kita jelek
Dua, kita memang diblokir

Jika kita bisa pastikan jaringan internet kita tidak bermasalah dan setiap pesan yang kita kirimkan ke dia selalu centang satu, maka bisa dipastikan kita sudah diblokir.

Untuk lebih yakin, coba lihat tanda selanjutnya.

3. Tidak bisa ditelepon
Di WA ada fitur telepon yang bisa digunakan untuk panggilan suara tanpa keluar pulsa. Diblokir atau tidak, fitur telepon masih akan memberikan nada sambung. Tapi, jika ditelepon lama tetap tak diangkat, tanda 1 dan 2 sudah terlihat, berarti kita positif telah diblokir.

Oia, aku baru tahu, ternyata pesan yang dikirim ke orang yang telah memblokir kita, tidak akan pernah masuk, meskipun orang tersebut sudah tidak memblokir kita lagi. Jadi, nggak perlu repot kirim pesan banyak-banyak ya, seperlunya aja buat ngecek apakah kita benar diblokir atau tidak.

Lantas, saat tahu WA diblokir, gimana sih rasanya?

Ya kalau kita ngrumangsani (merasa) pesan-pesan kita mengganggu, sering sebar berita yang belum tentu kebenarannya (hoax), ya seharusnya kita bisa legowo kalau ada orang yang memblokir kita. Jangan marah! Itu bisa jadi bahan introspeksi kita, ternyata ada orang yang tidak berkenan dengan pesan-pesan yang kita kirimkan.

Akan tetapi, kalau kita sedang chatting dengan orang lain, terlibat debat panas, berantem, marah, lalu tiba-tiba centang satu, foto profil hilang, KZL nggak sih? Rasanya kesel banget, kenapa nggak kita duluan yang blokir dia.

HAHA, bercanda deng.

Kalau itu terjadi, hal pertama yang kita lakukan adalah redam emosi dulu. Jangan langsung banting HP saat mengetahui kita diblokir. Sayang HP nya, hehe. Jika emosi kita sudah stabil, udah nggak 'panas' lagi, carilah alternatif untuk menghubungi dia, kalau dia memang orang yang penting. Kalau enggak, yaudah, ikhlaskan aja. Jangan dendam! Nggak perlu melakukan hal yang sama ke orang lain saat situasinya sama. Betul, tidak?

Kalau kamu, pernah nggak sih memblokir atau diblokir WhatsApp? Apa alasannya?

4 comments:

  1. Aku belum pernah sih, Mbak, kalo di WA. Kalo sosmed kayak FB atau Twitter pernah. Hihi. Mantan fans yang terlalu ehem noh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Klo di sosmed emang lebih berpotensi buat blokir2an ya, apalagi jaman sekarang ini, banyak yang beda frekuensi jadi kadang suka capek sendiri. Hihi

      Delete
  2. Alhamdulillah belom pernah diblokir. Tapi blokir orang pernah. Cowok.. senior di tempat kuliahku. Suka maksa2 aku pake baju yg dia sebut sbg yukensi..

    Dih apaan banget deh.. jijik banget. Ini cowok sakit jiwa atau ogeb apa gimana yah. Aku bilang ‘nggak’ sekali, dua kali.. masi aja nyerocos bujuk2. Otaknya terbelakang apa gimana aku gak ngerti. Udah dibilang gak mau masih aja terus maksa. Siapa sih orang suka dipaksa di dunia ini? Reseh banget.

    Cowok lebih tua kok ga paham apa yg pantas diucap dan apa yg gak pantas diucap ke cewek.. mungkin ga diajarin sama orang tuanya. Entahlah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada ya orang kayak gitu? Maksa kok buat hal2 yang gak pantes.
      Kalau aku jadi kamu, mungkin udah aku blokir juga tuh.

      Delete

Terima kasih telah mengunjungi Wamubutabi :)
Silahkan tinggalkan jejak ^^

Powered by Blogger.