2

Pasca Implementasi SIMRS GOS

Aku tak menyangka tulisanku tentang SIMRS GOS mendapatkan respon yang lumayan bagus dari para pembaca, khususnya mereka yang saat ini sedang/sudah mengembangkan aplikasi tersebut. Beberapa dari mereka ada yang bertanya lewat email dan ada juga via DM instagram. Tapi mohon maaf, tidak semua dibalas, apalagi di bulan Januari ini, aku (kami) tengah sedang mengimplementasikan aplikasi gratis dari Kemenkes tersebut.


Sudah satu bulan SIMRS GOS digunakan di rumah sakit ini. Kami sepakat menggunakan aplikasi ini per 1 Januari 2018. Jadilah malam tahun baru, kami stand by di rumah sakit untuk melakukan migrasi data dari aplikasi lama. Aku tidak termasuk, biarkan para bapak-bapak yang melakukan itu semua. Setelah migrasi selesai, mereka melakukan sweeping ke pengguna, khususnya yang saat itu berada di Instalasi Gawat Darurat, instalasi yang buka 24 jam dan menjadi pengguna pertama dari aplikasi ini. Sweeping dilanjutkan ke ruangan-ruangan yang akan melakukan tindakan dan memasukkannya ke dalam sistem.
0

Bersepeda di Lingkungan Rumah Sakit

Beberapa waktu yang lalu ada masyarakat yang mempertanyakan mengapa ada yang bersepeda di dalam rumah sakit? Kok diperbolehkan? Bukankah mengganggu? Dan juga berbahaya? 
Mungkin jika aku yang ada di posisi mereka, aku juga akan mempertanyakan hal yang sama. Namun, melihat seragam si pengendara sepeda, aku yakin bahwa si pesepeda itu adalah petugas kesehatan (perawat) rumah sakit. Eh, tapi kok ada juga yang tak berseragam? Apakah mereka juga karyawan rumah sakit?
4

Suka Duka Menjadi Programmer di Rumah Sakit

Rumah sakit identik dengan dokter dan perawat. Padahal jika dilihat dari profesi yang ada di rumah sakit, ada banyak sekali jenis profesi yang ada disini. Secara garis besar, profesi yang ada di rumah sakit dibagi menjadi dua:
  1. Tenaga Medis
  2. Tenaga Non Medis
Salah satu contoh tenaga non medis yang tak banyak diketahui orang adalah programmer. Biasanya mereka ditempatkan di instalasi Teknik/Sistem Informasi. Di rumah sakit tempatku bekerja, kami sebagai programmer ditempatkan di Instalasi Pengolah Data Elektronik (IPDE). Kenapa programmer tak cukup dikenal sebagai tenaga non medis rumah sakit? Karena tak semua rumah sakit memiliki instalasi khusus untuk tim IT.
0

Menjahit: Berakhirnya Kursus Menjahit


Aku mulai kursus menjahit sejak bulan Juli 2017 dan hingga bulan Januari 2018 ini belum lulus juga. Eh tapi bulan ini menjadi bulan terakhir aku kursus menjahit lho. Aku sudah menyelesaikan semua tugas praktekku. Alhamdulillah, leganya.

Menurutku sistem yang diterapkan di LKP Fenti ini sangat menguntungkan siswanya. Bukan patokan berapa bulan kamu kursus disana, tapi seberapa cepat kamu menyelesaikan tugas yang diberikan. Aku termasuk lama, 6 bulan. Kadang aku malu sama temanku yang masuknya 3 bulan setelahku, tapi mampu menyelesaikan tugasnya berbarengan denganku. Curang!
0

Selamat Tahun Baru 2018

Selamat Tahun Baru 2018
Oke, aku tahu sekarang sudah di pertengahan bulan Januari. Sudah bukan saatnya berucap "selamat tahun baru" lagi. ๐Ÿ˜‚ Tak apa lah, ini kan postingan pertama di tahun 2018.

Aaaaakkk... Rasanya sudah lama sekali tak menumpahruahkan segalanya disini, sejak Desember pertengahan kali ya. Bukan tak ada ide tulisan, tapi segala yang terjadi di dunia nyata begitu menyita perhatian. 

Biasanya, sesampainya di meja kerja, aku langsung membuka Dasbor Blogger, tapi kemarin - kemarin, aku langsung membuka Notepad++ meneruskan pekerjaanku. Beberapa kali harus mengikuti rapat, menemui user, revisi aplikasi, membuat ku tak fokus untuk menulis. Nasib programmer kayak gini ya ๐Ÿ˜…
Powered by Blogger.
Back to Top