[Thai-Series] ATM Er Rak Error 2 Series

Sunday, November 05, 2017
Wih, tumben banget ya nulis tentang drama Thailand. Hehehe.

Jadi ceritanya, beberapa waktu yang lalu, aku ganti paket data yang menyediakan kuota Video yang hanya bisa digunakan pada aplikasi Viu dan Hooq. Tak ingin rugi, aku pun lantas menginstall aplikasi Viu. Ada banyak drama dan film disana, terutama drama Korea. Berhubung aku tak menyukainya, aku lanjut melihat daftar drama Asia. Ku temukan ATM Er Rak Error 2. Aku ingat dulu pernah menonton film ATM saat kuliah, meski ceritanya sedikit lupa.

Selesai menonton episode 1 ATM Er Rak Error 2 Series, aku tertarik untuk menonton kembali ATM Er Rak Error Season 1 agar ceritanya 'nyambung' karena di season 2 ini mengungkit kisah lama yang ada di Season 1.
ATM Er Rak Error Season 1 menceritakan tentang Sua yang menjalin hubungan cinta dengan Jib, asisten manajer di Departemen ATM Bank JNBC, tempat dia bekerja. Aturan perusahaan mengatakan bahwa antarkaryawan di departemen yang sama tidak boleh berkencan. Selama ini, Sua dan Jib menyembunyikan hubungan mereka. Namun, ketika memutuskan akan menikah, mereka bingung siapa yang akan mengundurkan diri. Mereka pun membuat taruhan. 

Saat itu ada masalah di Chonburi dimana sistem yang baru diinstall di salah satu ATM mengalami kesalahan sehingga orang yang mengambil uang di ATM tersebut mendapatkan kelebihan uang. Hal tersebut tentunya menyebabkan kerugian. Mereka harus mencari siapa saja orang yang mengambil uang di ATM itu dan memintanya untuk mengembalikan kelebihan uang yang diambil. Nah, Sua dan Jib menjadikan hal itu sebagai taruhan. Siapa yang bisa menemukan orang-orang itu dan mengembalikan uangnya, dia yang menang. Dan yang kalah, secara suka rela harus mengundurkan diri dari bank, agar mereka bisa melangsungkan pernikahan. Singkat cerita, Jib lah yang pada akhirnya mengundurkan diri.
Nah, di Season 2 ini diceritakan kehidupan Sua dan Jib setelah menikah. Sua tetap bekerja di Bank JNBC sementara Jib menjadi ibu rumah tangga. Namun hal itu tidak berlangsung lama karena Jib merasa bosan di rumah. Saking bosannya, dia pernah jadi bandar judi sepak bola. Mengetahui hal tersebut, Sua marah dan Jib menghentikannya. Jib lantas melamar kerja di JNBC tempat Sua bekerja. Sebagai mantan asisten manajer, tentu bukan hal yang tidak mungkin bagi Jib untuk kembali kerja disana. Bos manajer pun bisa saja mempekerjakan Jib dengan mudah. Namun, aturan tetaplah aturan. Sua dan Jib tidak boleh bekerja di tempat yang sama. Karena tekad Jib sudah bulat untuk kembali bekerja, maka mereka kembali mengadakan taruhan. Siapa yang bisa mengumpulkan pelanggan untuk membuat kartu ATM baru, dialah yang jadi pemenangnya dan yang kalah, harus suka rela mengundurkan diri. Kali ini Jib menang, Sua menjadi bapak rumah tangga. Selanjutnya, diceritakan kehidupan mereka dan orang-orang di sekitar mereka.

***

Aku menyukai pasangan ini, Sua dan Jib. Mereka bukan pasangan romantis yang suka bermesraan. Mereka bertengkar setiap hari, saling iseng, tak ingin kalah satu sama lain. Tetapi mereka pasangan yang hebat. Sua sebagai suami tak pernah menuntut Jib harus begini begitu. Jib yang akhirnya kembali bekerja sebagai asisten manajer tak lantas meminta Sua untuk segera mencari pekerjaan, mengeluh karena suaminya tak bekerja.

Ketika Jib belum siap memiliki anak, maka Sua bisa memahaminya. Mereka pisah ranjang ketika Jib dalam masa subur. Untuk hal-hal kecil mereka memang saling bertengkar. Namun, untuk hal-hal besar mereka mencapai kesepakatan bersama. 

***

ATM 2 series ini mengangkat tema komedi romantis, mungkin malah kebanyakan komedinya karena aku bisa tertawa setiap episodenya. Ceritanya segar dan mengalir begitu saja. Para pemain di season 1 pun kembali dilibatkan. Ada Yoh, Peud, Gob, Pad, dan sebagainya. Jadi benar-benar terasa kesinambungannya.

Akan tetapi, meski membuatku tertawa tanpa henti, ada adegan di drama ini yang membuatku menitikkan air mata. Ketika mereka sama-sama sepakat untuk mempunyai anak, berusaha sekuat tenaga, tapi ternyata setelah diperiksa, Jib kekurangan hormon progesteron yang bisa saja menyebabkan kemandulan.

Jib yang biasanya iseng ke Sua, hari itu dengan menangis ia memberitahukan keadaannya ke suaminya. Sua awalnya mengira bahwa Jib hanya bercanda seperti biasanya. Tapi, melihat keseriusan di wajah Jib, Sua pun membesarkan hati Jib. Meski berat, Sua menerima keadaan Jib yang kemungkinan tidak bisa memberikan keturunan.

Satu adegan lagi yang membuatku terharu ketika Jib berkata, "Aku memang jahat dan akan lebih jahat lagi ketika ada wanita lain yang menyukai suamiku. Aku hanya akan berhenti ketika kau sudah tak mencintaiku lagi."

Huwaaaaa...

Meski tadinya ku pikir bakal bosan menonton series ini karena ada 21 episode, tapi akhirnya selesai juga. Fiyuh. Rekomen lah buat ditonton. Tapi sebaiknya nonton yang season 1 dulu, biar ceritanya nyambung. Hehe.

Happy watching!

2 comments:

  1. sha udah nonton ini. yg film ama seriesnya. kacau emang! kocak parah! hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaa.. aku baru selesai nonton yang series, padahal udah lama banget ya..

      tapi kocak banget ya, seneng lihat pasangan kayak Sua sama Jib :D

      Delete

Terima kasih telah mengunjungi Wamubutabi :)
Silahkan tinggalkan jejak ^^

Powered by Blogger.